Sahabat, seseorang yang penting dalam hidup. Dia adalah sang penghibur dihati yang lara.
Dimana kita sedih, diapun ikut terlarut dalam kesedihan. Dan dimana kita bahagia, diapun ikut bahagia. Sahabat, tempat berbagi. Canda, tawa, riang, sedih, pedih dan lara tak hanya kita yang
merasakannya, namun sedikitnya sahabat ikut merasakannya.
Seseorang yang hanya membutuhkan sahabat dikala dia mementingkan kepentingan dirinya sendiri, itu bukanlah sahabat. Dia hanya orang lain yang memutuskan tali persahabatan dan hanya sesorang yang tak bararti bagi persahabatan. Sahabat bukan untuk dimanfaatkan dan memanfaatkan. Tapi bermanfaat bagi kita, jika kita sendiri selalu merasakan apa yang dirasakan oleh sahabat.
Kita jangan sampai memanfaatkan sahabat untuk kepentingan diri kita sendiri dan jangan sampai butuh untuk kepentingan diri kita sendiri yang bersifat sementara. Karena itu semua akan ada balasan yang setimpal. Seperti ditinggalkan oleh orang yang kita sayang dan kasihi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar